6 KELAINAN Mr. P DAN TELURNYA PADA LELAKI DEWASA

Mr P alias penis merupakan salah satu organ vital dalam sistem reproduksi pria. Terkadang, organ ini tidak terbentuk dengan sempurna dan mempengaruhi fungsinya sebagai alat reproduksi maupun ujung saluran urinasi.

Beberapa kelainan Mr P dan testis alias 'telur-telurnya' yang pernah dilaporkan adalah sebagai berikut, seperti dirangkum Selasa (9/1/2015).
1. Tak bisa pipis dari ujung penis

Diperkirakan 1 dari 300 pria dilahirkan dengan hypospadia, sebuah kelainan yang membuat mereka tidak bisa pipis dari ujung penis. Muara dari saluran tersebut kadang terletak di pangkal Mr P, atau bahkan di tengah-tengah batang Mr P.


Tidak diketahui pasti penyebabnya meski kadang-kadang ditemukan riwayat serupa dalam silsilah keluarga para pria yang mengidap kelainan ini. Kadang-kadang pula, hypospadia dikaitkan dengan kondisi testis yang tidak turun pada anak-anak.
2. Testis ketiga

Beberapa pria terlahir dengan testis lebih dari 2, atau disebut polyorchidism. Umumnya ada 3, dan dalam beberapa kasus dilaporkan ada 4 testis atau biji kemaluan. Namun karena sangat langka, hingga 2013 tercatat hanya ada 140 laporan kasus polyorchidism.

Selain karena kelainan bawaan, 'testis ketiga' juga bisa muncul akibat kebiasaan bersepeda. Tekanan dengan sadel sepeda yang terlalu keras membentuk benjolan mirip testis ketiga. Dalam South African Journal of Sports Medicine, mereka menyebutnya cyclist's nodule.
3. Mr P Kembar

Tahun lalu, seorang pengidap diphallia membuat pengakuan di internet tentang kondisinya. Lewat foto, ia memamerkan organ intimnya yang bercabang sedari pangkal. Diphallia atau duplikasi penis merupakan kelainan langka yang hanya diidap oleh 1 dari 5,5 juta pria.
4. Testis raksasa

Seorang pria di Michigan, AS, Dan Maurer mengalami lymphedema scrotum atau penyumbatan pembuluh limfatik di biji kemaluan. Kondisi ini membuat testisnya membengkak hingga seberat 45 kg. Butuh operasi seharga Rp 200 juta untuk mengatasi kondisinya.
4. Testis raksasa
 
Seorang pria di Michigan, AS, Dan Maurer mengalami lymphedema scrotum atau penyumbatan pembuluh limfatik di biji kemaluan. Kondisi ini membuat testisnya membengkak hingga seberat 45 kg. Butuh operasi seharga Rp 200 juta untuk mengatasi kondisinya.

5. Varises biji kemaluan

Kebanyakan orang menyangka varises hanya muncul di kaki. Kenyataannya, pembengkakan pembuluh darah juga bisa terjadi di skrotum alias biji kemaluan. Dampaknya bukan cuma memicu rasa nyeri, melainkan bisa juga mengganggu kesuburan dan membuat ukuran testis menyusut.

Para dokter kandungan mengatakan, 4 dari 10 kemandulan pada laki-laki disertai dengan varises pada biji kemaluan. Istilah lain untuk kondisi ini adalah varikokel.
Tidak selamanya bentuk penis selalu lurus, sebagian ada yang melengkung seperti pisang. Penis yang bengkok ke kiri atau ke kanan, bahkan ke atas atau ke bawah sehingga menyulitkan untuk berhubungan seks, disebut Peyronie. Penyakit ini umumnya dipicu oleh jaringan parut yang terbentuk di salah satu sisi penis.

Ditulis Oleh : Pir Coco // 11:11
Kategori:

0 komentar:

Post a Comment

Tinggalkan komentar anda disini ..... !